Skip to main content

Herbal untuk mengobati Diabetes

Tanaman Obat dan Penggunaannya

KENCING MANIS (DIABETES MELLITUS)
     Kencing manis (Diabetes Mellitus) ialah ketidak normalan kadar gula (glukosa) dalam darah. Faktor utama penyebab diabetes adalah karena kurangnya hormon insulin yang diproduksi oleh pancreas.
     Bagi penderita diabetes, selain mengobati dianjurkan untuk berhenti merokok, mengoptimalkan kadar kolestrol, menjaga berat tubuh yang stabil, mengontrol tekanan darah tinggi dan melakukan olah raga yang teraur.
     Penyebab penyakit kencing manis adalah kelaianan genetika, kurang gizi, pola makan yang salah, kolestrol, penuaan usia dan stress. 

     Sedangkan gejala yang muncul adalah meningkatkan kadar gulu dalam darah dan air seni, berat badan menurun, selalu lesu dan kurang tenaga, penglihatan kabuar, dan sering buang air kecil.

Resep pengobatan:
Resep 1 (yang disertai luka)
Bahan:

  • 10 gram pegagan
  • 10 gram kumis kucing
  • 10 gram sambiloto
  • (bisa juga ditambha) 3 lembar daun dewa segar
Cara mengolah:


  • Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan api kecil dalam 5 gelas aair hingga tersisa 3 gelas. Apabila ditambahkan daun dewa maka daun dewa tidak ikut direbus. Minum 3 kali sehari.
Aturan pakai:

  1. Cuci semua bahan hingga bersih
  2. Air rebusan Resep diminum 3 kali dengan dosis 1 gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan
  3. Bahan- bahan sisa rebusan dibalurkan di bagian tubuh yang luka
  4. Jika ditambahkan daun dewa segar maka daun dewa cukup dimakan sebagai lalapan

Resep 2
Bahan :

  • 1 Genggam biji mahoni
Cara Mengolah :

  1. Biji mahoni yang telah kering digiling halus (bubuk).
  2. Bubuk mahoni dibuat dengan dosis 1 gelas dan dilakukan 1 jam sebelum makan.
Aturan Pakai :

  • Minum 2 kali setiap hari dengan dosis 1 gelas dan dilakukan 1 jam sebelum makan

Resep 3
Bahan :

  • Batang brotowali
  • 21  lembar daun mimba
  • 10  Gram sambiloto kering
Cara Mengolah :

  1. Cuci semua bahan hingga bersih lalu potong kecil-kecil batang brotowali.
  2. Rebus semua bahan dalam 5 gelas air bersih hingga tersisa 3 gelas dengan api kecil.
  3. Saring ai rebusan resep.
Aturan Pakai :

  • Minum 3 kali dengan dosis 1 gelas setiap hari, diminum sebelum makan.

Resep 4
Bahan :

  • 2    Genggam adas                                    
  • 1  Genggam daun sembung
  • /­­­2   Genggam daun meniran                      
  • /­­­2  Genggam daun iler
  • /­­­2   Genggam daun murbei
Cara Mengolah :

  1. Cuci semua bahan hingga bersih, kemudian dipotong kecil-kecil.
  2. Rebus dalam 2 gelas air selama 15 menit dalam keadaan tertutup.
  3. Dinginkan dan saring.
Aturan Pakai :

  1. Minum 2 kali sehari dengan dosis 3/­4  segelas sekali minum

Resep 5
Bahan :

  • 3-5 Sendok teh mahkota dewa
  • 3 lembar daun salam
Cara Mengolah :

  • Daun salam dan teh racik mahkota dewa direbus dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa sekitar 1 /­­­2  gelas.
Aturan Pakai

  • Minum 3 hari berturut-turut atau seminggu sekali

Comments

Vimax asli said…
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
stroke said…
This comment has been removed by a blog administrator.
darah tinggi said…
This comment has been removed by a blog administrator.

Popular posts from this blog

Tanaman Obat : KUNCI PEPET

Tanaman Obat

KUNCI PEPET (Kaemferia rotunda L.)

Nama Lokal : Nama daerah Jawa: kunci pepet, temu rapet, ardong (Jawa); kunir putih (Sunda); Madura: konce pet; (Melayu) temu putri. Nama simplisia Kaempferiae rotundae Rhizoma (kunci pepet). Uraian : Kunci pepet atau kunir putih sering disebut "kunyit putih" atau "Curcuma alba", sebutan nama latin yang salah. Karena daunnya bercorak indah dan tumbuhnya tidak tinggi maka sosoknya menyerupai tanaman hias sehingga sering ditanam di pekarangan atau di dalam pot. Kunci pepet juga bisa ditemukan tumbuh liar dibeberapa tempat dibagian timur Jawa sampai ketinggian kurang dari 750 meter dpl. Selain digunakan sebagai campuran jamu tradisional, kunci pepet juga sering digunakan untuk kosmetika tradisional. Tanaman ini terdapat pada dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 750 meter dpl. Banyak ditemukan di Sumatera dan Jawa. Selain itu, juga ditemukan di India, Srilangka, dan Malaysia. Terna tahunan dengan tinggi 30-70 cm ini tum…

Tanaman Obat : CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)

Tanaman Obat 
CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) 


Nama simplisia :
Capsici frutescentis Fructus (buah cabe rawit). Uraian : 
Tanaman budidaya, kadang-kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman sayur atau tumbuh liar di tegalan dan tanah kosong yang terlantar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik, menyukai daerah kering, dan ditemukan pada ketinggian 0,5¬-1.250 meter dpl. Perdu setahun, percabangan banyak, tinggi 50-¬100 cm. Batangnya berbuku-buku atau bagian atas bersudut. Daun tunggal, bertangkai, letak berselingan. Helaian daun bulat telur, ujung meruncing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 5-9,5 cm, lebar 1,5-5,5 cm, berwarna hijau. Bunga keluar dan ketiak daun, mahkota bentuk bintang, bunga tunggal atau 2-3 bunga letaknya berdekatan, berwarna putih, putih kehijauan, kadang-kadang ungu. Buahnya buah buni, tegak, kadang-kadang merunduk, berbentuk bulat telur, lurus atau bengkok, ujung meruncing, panjang 1-3 cm, lebar 2,5-12 mm, bertangkai panjang, dan…

Tanaman Obat : LEMPUYANG WANGI

Tanaman Obat

LEMPUYANG WANGI (Zingiber aromaticum Val.)
Nama simplisia: Zingiberis aromaticae rhizoma; rimpang lempuyang wangi. Uraian : Tanaman ini dapat tumbuh rendah sampai tinggi, perennial, batang asli berupa rimpang di bawah tanah, tinggi lebih dari 1 meter. Batangnya berupa kumpulan pelepah daun yang berseling, di atas tanah, beberapa batang berkoloni, hijau, rimpang; merayap, berdaging, gemuk, aromatik. Daun: tunggal, berpelepah, duduk berseling, pelepah membentuk batang semu, helaian; bentuk 1 lanset sempit, terlebar di tengah atau di atas tengah, panjang 3-7 kali lebar, pangkal runcing atau tumpul, ujung sangat runcing atau meruncing, berambut di permukaan atas, tulang daun atau di pangkal. Bunga tersusun majemuk, bentuk bulat telur, muncul di atas tanah, tegak, berambut halus, ramping tebal. Daun pelindung sangat lebih besar dari kelopak, sama panjang dengan tabung mahkota. Mahkota: kuning terang, hijau gelap, atau putih, tabung ; 2-3 cm, cuping bulat telur bulat memanjang, uju…

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner