Skip to main content

Herbal untuk mengobati Asma

Tanaman Obat dan Penggunaannya


ASMA
     Penyakit asma dikenal karena adanya gejala sesak nafas, batuk dan mengi yang disebabkan oleh penyempitan saluran nafas.
     Adapun penyebab asma adalah alergi seperti debu, kecoa maupun serbuk sari, cuaca, olahraga, uap dari berbagai bahan kimia, rokok atau memasak dengan kayu bakar, infeksi pernafasan, dan emosi, seperti tertawa, menangis dan stress.     

     Sementara gejala asma adalah nafas yang berbunyi (bengek), nafas pendek yang biasa hanya terjadi ketika sedang berolahraga, rasa sesak didada, dan batuk-batuk hanya pada malam hari.


Resep 1
Bahan :

  • 1 kerat kulit pohon asam
  • 3 gelas air

Cara mengolah :

  • Rajang dan rebus kulit kayu asam dengan air selama 10 menit

Aturan Pakai :

  • Orang dewasa : 1 mangkok setiap selesai makan dan sebelum tidur
  • Anak-anak : 1 / ­­2  mangkok 4 kali sehari ( setelah makan dan sebelum tidur)
  • Bayi : 2 sendok makan, 4 kali sehari (setelah makan dan sebelum tidur)


Resep 2
Bahan :

  • 10 gr daun tanjung
  • 5 gr biji cengkeh
  • 15 gr kayu cendana sari
  • 5 gr pulosari

Cara mengolah :

  1. Tumbuk  kasar semua bahan, khusus daun tanjung dirajang
  2. Gulung dengan daun jambu klutuk seperti rokok

Aturan pakai :

  • Bakar dan hisap seperti rokok


Resep 3
Bahan :

  • 10 gr daun randu
  • Garam secukupnya

Cara Mengolah :

  1. Daun randu ditumbuk sampai halus lalu diperas dengan air matang setengah cangkir
  2. Campur dengan garam sampai larut

Aturan Pakai

  • Minum 3 kali sehari, bisa ditambahkan kuning telur


Resep 4
Bahan :

  • 7 siung bawang putih
  • Buah melon berukuran kecil

Cara Mengolah :

  1. Melon dikupas kulitnya dan dibuang bagian tengahnya.
  2. Isi lubang tersebut dengan bawang putih, kemudian ditutup kembali
  3. Kukus melon hingga matang, blender denganair secukupnya

Aturan Pakai :

  • Minum 1 kali sehari, sekali minum sebanyak 1 gelas


Resep 5
Bahan :

  • 10 siung bawang putih, cuci,kupasa, dan diiris-iris
  • 1 sdm madu

Cara Mengolah :
Rebus bawang putih dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, saring dan dinginkan
Tambahkan madu
Aturan Pakai :
Minum 3 kali sehari, sekali minum sebanyak 1 / ­2  gelas

Comments

This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
ginjal said…
This comment has been removed by a blog administrator.
osteoporosis said…
This comment has been removed by a blog administrator.
kolesterol said…
This comment has been removed by a blog administrator.
jantung said…
This comment has been removed by a blog administrator.
jantung said…
This comment has been removed by a blog administrator.
Diabetes said…
This comment has been removed by a blog administrator.
Diabetes said…
This comment has been removed by a blog administrator.
asam urat said…
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
Ace Maxs said…
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
kucing persia said…
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.

Popular posts from this blog

Tanaman Obat : CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)

Tanaman Obat 
CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) 


Nama simplisia :
Capsici frutescentis Fructus (buah cabe rawit). Uraian : 
Tanaman budidaya, kadang-kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman sayur atau tumbuh liar di tegalan dan tanah kosong yang terlantar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik, menyukai daerah kering, dan ditemukan pada ketinggian 0,5¬-1.250 meter dpl. Perdu setahun, percabangan banyak, tinggi 50-¬100 cm. Batangnya berbuku-buku atau bagian atas bersudut. Daun tunggal, bertangkai, letak berselingan. Helaian daun bulat telur, ujung meruncing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 5-9,5 cm, lebar 1,5-5,5 cm, berwarna hijau. Bunga keluar dan ketiak daun, mahkota bentuk bintang, bunga tunggal atau 2-3 bunga letaknya berdekatan, berwarna putih, putih kehijauan, kadang-kadang ungu. Buahnya buah buni, tegak, kadang-kadang merunduk, berbentuk bulat telur, lurus atau bengkok, ujung meruncing, panjang 1-3 cm, lebar 2,5-12 mm, bertangkai panjang, dan…

Tanaman Obat : LEMPUYANG WANGI

Tanaman Obat

LEMPUYANG WANGI (Zingiber aromaticum Val.)
Nama simplisia: Zingiberis aromaticae rhizoma; rimpang lempuyang wangi. Uraian : Tanaman ini dapat tumbuh rendah sampai tinggi, perennial, batang asli berupa rimpang di bawah tanah, tinggi lebih dari 1 meter. Batangnya berupa kumpulan pelepah daun yang berseling, di atas tanah, beberapa batang berkoloni, hijau, rimpang; merayap, berdaging, gemuk, aromatik. Daun: tunggal, berpelepah, duduk berseling, pelepah membentuk batang semu, helaian; bentuk 1 lanset sempit, terlebar di tengah atau di atas tengah, panjang 3-7 kali lebar, pangkal runcing atau tumpul, ujung sangat runcing atau meruncing, berambut di permukaan atas, tulang daun atau di pangkal. Bunga tersusun majemuk, bentuk bulat telur, muncul di atas tanah, tegak, berambut halus, ramping tebal. Daun pelindung sangat lebih besar dari kelopak, sama panjang dengan tabung mahkota. Mahkota: kuning terang, hijau gelap, atau putih, tabung ; 2-3 cm, cuping bulat telur bulat memanjang, uju…

Tanaman Obat : KUNCI PEPET

Tanaman Obat

KUNCI PEPET (Kaemferia rotunda L.)

Nama Lokal : Nama daerah Jawa: kunci pepet, temu rapet, ardong (Jawa); kunir putih (Sunda); Madura: konce pet; (Melayu) temu putri. Nama simplisia Kaempferiae rotundae Rhizoma (kunci pepet). Uraian : Kunci pepet atau kunir putih sering disebut "kunyit putih" atau "Curcuma alba", sebutan nama latin yang salah. Karena daunnya bercorak indah dan tumbuhnya tidak tinggi maka sosoknya menyerupai tanaman hias sehingga sering ditanam di pekarangan atau di dalam pot. Kunci pepet juga bisa ditemukan tumbuh liar dibeberapa tempat dibagian timur Jawa sampai ketinggian kurang dari 750 meter dpl. Selain digunakan sebagai campuran jamu tradisional, kunci pepet juga sering digunakan untuk kosmetika tradisional. Tanaman ini terdapat pada dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 750 meter dpl. Banyak ditemukan di Sumatera dan Jawa. Selain itu, juga ditemukan di India, Srilangka, dan Malaysia. Terna tahunan dengan tinggi 30-70 cm ini tum…

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner