Skip to main content

Mengobati Maag dengan Ramuan Herbal

"Selamat menjalankan ibadah puasa  bagi umat Islam di seluruh Dunia, selamat datang bulan Ramadhan 1435 H."
Bulan Puasa adalah bulan ibadah bagi kaum muslim dengan cara menahan makan dan minum pada siang hari hingga menjelang petang. Penyakit yang umum berkaitan dengan kegiatan menahan makan  adalah Maag atau nyeri lambung.

Apakah Maag dan bagaimana bisa terjadi ?
Maag merupakan penyakit yang menyerang lambung dikarenakan luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan rasa sakit, mulas dan perih pada perut.Penyebab maag adalah pola makan yang tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengkonsumsi obat-obatan tertentu, alcohol, pola tidur dan stress, dan sering telat makan. Sedangkan gejala yang muncul yaitu mual, nyeri ulu hati, kembung, nafsu makan hilang dan nyeri pada perut sehabis makan.
Apa Obat Maag ?

Lantas apakah selama ini solusi kita? Seringkali jalan pintas dengan  mempergunakan obat pereda maag yang sering diiklankan di televisi merupakan pilihan yang relative efektif, namun tahukah anda apabila ada herbal yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit maag. Bagi anda yang memiliki kesadaran untuk kembali ke Herbal alih-alih menggunakan obat-obatan kimia karena sadar akan resiko dan efek sampingnya, resep-resep herbal tradisional dibawah ini tentu akan sangat berguna bagi anda.

Resep Pengobatan :




Resep 1
Bahan :
  1. Kayu manis ….. 1 jari
  2. Temulawak ….. 30 gr
  3. Cengkeh….. 10 butir
  4. Jahe ….. 10 gr
  5. Lempuyang wangi ….. 30 gr

Cara mengolah :
  1. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong.
  2. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc
  3. Saring air rebusan tersebut

Aturan pakai  :
  1. Minum secara teratur 2 kali sehari, setiap hari.


Resep 2
Bahan :
  1. Lengkuas ….. 30 gr
  2. Kapulaga ….. 4 butir
  3. Adas ….. 1 sendok the
  4. Kencur ….. 30 gr
  5. Temulawak ….. 30 gr
  6. Gula aren secukupnya

Cara mengolah :
  1. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong.
  2. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc
  3. Saring air rebusan tersebut

Aturan pakai  :
  1. Minum secara teratur 2 kali sehari, setiap hari.


Resep 3
Bahan :
  1. Meniran ….. 1 ons
  2. Akar suji ….. 1 ons
  3. Daun saga ….. 2 ons
  4. Kelapa muda ….. 1 buah

Cara mengolah :
  1. Semua bahan dicuci bersih lalu rebus dengan 5 gelas air hingga mendidih.

Aturan pakai :
  1. Minum 1 gelas sebanyak 3 kali sehari


Resep  4
Bahan :
  1. Daun lidah buaya ….. 90 gr
  2. Kulit jeruk mandarin kering ….. 7 gr
  3. Kunyit ….. 20 gr
  4. Madu ….. 1 sendok makan

Cara mengolah :
  1. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong.
  2. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc
  3. Saring air rebusan tersebut
  4. Tambahkan madu

Aturan pakai  :
  1. Minum dan makan daun lidah buayanya sebagai lalap

Comments

Diabetes said…
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
iwan01 said…
This comment has been removed by a blog administrator.
i-chan shop said…
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
This comment has been removed by a blog administrator.
obat ace maxs said…
This comment has been removed by a blog administrator.

Popular posts from this blog

Tanaman Obat : KUNCI PEPET

Tanaman Obat

KUNCI PEPET (Kaemferia rotunda L.)

Nama Lokal : Nama daerah Jawa: kunci pepet, temu rapet, ardong (Jawa); kunir putih (Sunda); Madura: konce pet; (Melayu) temu putri. Nama simplisia Kaempferiae rotundae Rhizoma (kunci pepet). Uraian : Kunci pepet atau kunir putih sering disebut "kunyit putih" atau "Curcuma alba", sebutan nama latin yang salah. Karena daunnya bercorak indah dan tumbuhnya tidak tinggi maka sosoknya menyerupai tanaman hias sehingga sering ditanam di pekarangan atau di dalam pot. Kunci pepet juga bisa ditemukan tumbuh liar dibeberapa tempat dibagian timur Jawa sampai ketinggian kurang dari 750 meter dpl. Selain digunakan sebagai campuran jamu tradisional, kunci pepet juga sering digunakan untuk kosmetika tradisional. Tanaman ini terdapat pada dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 750 meter dpl. Banyak ditemukan di Sumatera dan Jawa. Selain itu, juga ditemukan di India, Srilangka, dan Malaysia. Terna tahunan dengan tinggi 30-70 cm ini tum…

Tanaman Obat : CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)

Tanaman Obat 
CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) 


Nama simplisia :
Capsici frutescentis Fructus (buah cabe rawit). Uraian : 
Tanaman budidaya, kadang-kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman sayur atau tumbuh liar di tegalan dan tanah kosong yang terlantar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik, menyukai daerah kering, dan ditemukan pada ketinggian 0,5¬-1.250 meter dpl. Perdu setahun, percabangan banyak, tinggi 50-¬100 cm. Batangnya berbuku-buku atau bagian atas bersudut. Daun tunggal, bertangkai, letak berselingan. Helaian daun bulat telur, ujung meruncing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 5-9,5 cm, lebar 1,5-5,5 cm, berwarna hijau. Bunga keluar dan ketiak daun, mahkota bentuk bintang, bunga tunggal atau 2-3 bunga letaknya berdekatan, berwarna putih, putih kehijauan, kadang-kadang ungu. Buahnya buah buni, tegak, kadang-kadang merunduk, berbentuk bulat telur, lurus atau bengkok, ujung meruncing, panjang 1-3 cm, lebar 2,5-12 mm, bertangkai panjang, dan…

Tanaman Obat : LEMPUYANG WANGI

Tanaman Obat

LEMPUYANG WANGI (Zingiber aromaticum Val.)
Nama simplisia: Zingiberis aromaticae rhizoma; rimpang lempuyang wangi. Uraian : Tanaman ini dapat tumbuh rendah sampai tinggi, perennial, batang asli berupa rimpang di bawah tanah, tinggi lebih dari 1 meter. Batangnya berupa kumpulan pelepah daun yang berseling, di atas tanah, beberapa batang berkoloni, hijau, rimpang; merayap, berdaging, gemuk, aromatik. Daun: tunggal, berpelepah, duduk berseling, pelepah membentuk batang semu, helaian; bentuk 1 lanset sempit, terlebar di tengah atau di atas tengah, panjang 3-7 kali lebar, pangkal runcing atau tumpul, ujung sangat runcing atau meruncing, berambut di permukaan atas, tulang daun atau di pangkal. Bunga tersusun majemuk, bentuk bulat telur, muncul di atas tanah, tegak, berambut halus, ramping tebal. Daun pelindung sangat lebih besar dari kelopak, sama panjang dengan tabung mahkota. Mahkota: kuning terang, hijau gelap, atau putih, tabung ; 2-3 cm, cuping bulat telur bulat memanjang, uju…

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner